Bertemu Luhut, Gubernur Guizhou Berupaya Jajaki Kerja Sama Budaya dan Pariwisata



Menurut Li, alasan tersebut membuat wilayahnya tertarik untuk kembali menjajaki perluasan kerja sama dengan Indonesia dalam bidang ekonomi, perdagangan, budaya, dan pariwisata.

“Saat ini kita memang menjadikan Indonesia prioritas karena Indonesia populasi terbesar di ASEAN dan mitra yang paling penting untuk ASEAN,” kata Li kepada media, setelah acara Simposium Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Kebudayaan, dan Pariwisata Tiongkok (Guizhou)-Indonesia pada Selasa (14/5) di Hotel JW Marriot, Jakarta.



Dalam keterangannya, pihak Pemprov Guizhou, kata Li juga telah bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan pada awal pekan ini untuk membahas kelanjutan dari kerja sama tersebut.

“Kami baru saja bertemu Menteri Luhut, dengan terwujudnya ini kita berharap kerja sama ini akan makin dalam dan makin luas lagi,” kata Li, dikutip Rabu (15/5).

Menurut Li, saat ini pihaknya sangat menantikan kerja sama dengan Indonesia, yang merupakan mitra dagang terbesar ketiga di wilayahnya, dan mitra dagang terbesar di ASEAN.

“Indonesia merupakan mitra dagang terbesar ketiga Guizhou dan mitra dagang terbesar di ASEAN. Kedua belah pihak terus berkembang di bidang kerja sama seperti kontrak proyek dan pengembangan mineral. Tingkat kerja sama terus meningkat, dan diharapkan dapat sepenuhnya melengkapi, mengintegrasikan, dan saling menguntungkan,” tuturnya.

Adapun dalam kesempatan tersebut, Gubernur Guizhou itu juga memaparkan potensi besar dari wilayahnya yang mencakup kekayaan alam, pariwisata, hingga budaya yang sangat bagus untuk dijajali kerja sama dengan Indonesia.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Tiba di Tanah Air, Mission Accomplished KRI FKO-368

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *