Dikritik Rival, Menhan Prabowo Sudah Habiskan Rp500 T demi Perkuat TNI



Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto yang kini menjabat Menteri Pertahanan RI diserang karena dianggap membelanjakan alutsista bekas.

Selama menjabat Menhan RI, Prabowo memang mengalokasikan dana besar untuk alutsista. Tujuannya tak lain untuk modernisasi alutsista, sekaligus sebagai salah satu kerja konkret sepanjang menjadi Menhan RI tahun 2020.





Prabowo menyebut, pembelian alutsista bekas sebagai solusi terhadap masalah seperti lama masa tunggu pembelian baru, serta sebagai jembatan adaptasi teknologi militer terkini.

Dalam upaya memperbarui alutsista, Kemhan menghabiskan lebih dari Rp500 triliun untuk menguatkan operasional TNI sesuai dinamika geopolitik, global, dan regional.

Di RAPBN 2024, anggaran Kemenhan mencapai Rp135,45 triliun, sekaligus menempatkan Kemhan sebagai salah satu kementerian dengan alokasi anggaran tertinggi.

Selama dipimpin Prabowo, anggaran Kemhan mengalami lonjakan 18,63 persen secara tahunan pada 2020. Periode 2020-2024, total anggaran mencapai hampir Rp700 triliun.

Kepemimpinan Prabowo juga menggarisbawahi pembelian kapal selam Scorpene menjadikan Indonesia negara ASEAN kedua yang memiliki kapal selam ini, setelah Malaysia.

Belanja alutsista di bawah Prabowo mencakup pembelian delapan unit helikopter H225M, kerja sama antara PTDI dan Airbus Helicopters, yang diserahkan kepada TNI AU di Lanud Atang Sendjaja.

Hal itu dilakukan sebagai komitmen memperbaiki dan memperbarui alutsista dalam negeri.

“Saya akan berjuang keras memperbaiki kondisi alutsista dan pelayanan yang saudara butuhkan. Mencari peralatan dan pemeliharaan yang baik, agar memiliki Angkatan Udara yang andal, unggul, tangguh, dan kuat,” kata Prabowo beberapa waktu lalu.

Selain produk impor, Prabowo juga mendorong penggunaan produk pertahanan dalam negeri melalui dukungan industri pertahanan lokal seperti PTDI, PT PAL, PT Pindad, dan lainnya.

Di bawah arahan Prabowo, Kemhan menjadi juara kedua atas belanja Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri P3DN Tingkat Nasional, sebagai satker dengan pagu terbesar kementerian yang telah membelanjakan untuk PDN pada Juni 2023.

Baca Juga  Lawan Penculik Berantai, Wanita di AS Berhasil Selamatkan Diri

Tidak hanya alutsista, Kemhan di bawah Prabowo juga menekankan pentingnya industri pertahanan nasional yang mandiri dan kompetitif, sebagai bagian dari strategi pertahanan Indonesia yang berkelanjutan.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *