Israel Tuduh Hamas Bersembunyi di Antara Mahasiswa AS



Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menuduh Hamas sebagai dalang di balik peningkatan kerusuhan di puluhan universitas AS.

Dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB, Erdan menyebut Hamas telah bersembunyi di antara pengunjuk rasa pro-Palestina yang menggelar protes di kampus-kampus elit.



“Kami selalu tahu bahwa Hamas bersembunyi di kampus-kampus. Kami hanya tidak menyadari bahwa Hamas tidak hanya bersembunyi di sekolah-sekolah di Gaza. Juga Harvard, Columbia dan banyak universitas elit,” tegas Erdan, seperti dikutip dari Arab News pada Minggu (5/5).
 
Erdan juga mencap aksi protes itu sebagai jeritan pembunuhan terhadap Israel dan mirip seperti Nazi yang dahulu mendiskreditkan kaum Yahudi.

“Sorak-sorai perusuh pro-Palestina di kampus-kampus adalah seruan kehancuran Israel,” kata dia.

Komentar Erdan mengenai protes tersebut muncul ketika pasukan polisi AS terus membubarkan paksa aksi unjuk rasa pro-Palestina di kampus-kampus AS, termasuk di Universitas Columbia, Universitas California, Los Angeles, dan Universitas Negeri Portland.

Ratusan aktivis telah ditangkap, dan banyak yang mengkritik polisi karena berbuat kasar terhadap para pengunjuk rasa yang mayoritasnya tidak melakukan kekerasan.

Tuduhan Erdan tentang Hamas di antara mahasiswa pro-Palestina sangat mengkhawatirkan mengingat pengunjuk rasa pro-Israel telah mengganggu protes damai dengan menyerang menggunakan kembang api, tongkat, dan senjata lainnya.

Bahkan salah satu video memperlihatkan para aktivis pro-Israel melepaskan puluhan tikus ke dalam tenda mahasiswa.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Jadi Komika Belasan Tahun, Soleh Solihun Mengaku Masih Merasa Takut Tak Luc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *