Jumat ul Vida, Umat Muslim Padati Dargah Hazratbal



Masjid dan tempat suci lain di Kashmir juga dipadati umat Muslim pada Jumat ul Vida ini.
 
Pada kesempatan tersebut, pihak berwenang telah menyediakan semua fasilitas yang diperlukan untuk memfasilitasi orang-orang yang ingin melaksanakan salat Jumat terakhir bulan Islam. Departemen Lalu Lintas melakukan pengaturan yang bertujuan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas dan menyediakan fasilitas parkir.



Selain itu, Departemen Lalu Lintasmerilis rencana jalan yang terperinci, bersama dengan bus yang cukup untuk memfasilitasi perjalanan ke dan dari Dargah Hazratbal dari berbagai titik di kota.

Pria, wanita, orang tua dan anak-anak terlihat berdoa memohon berkah dari Yang Maha Kuasa, terutama di bulan suci Ramadhan.

“Saya berdoa untuk perdamaian dan kemakmuran seluruh dunia; bulan ini adalah saat doa dikabulkan; hari ini istimewa, dan saya yakin semua doa akan terkabul hari ini,” kata Abdul Gaffar, seorang jamaah yang melakukan perjalanan ke Hazratbal dari Budgam seperti diberitakan Daily Excelsior.

Seorang lelaki lanjut usia lainnya mengungkapkan doanya kepada Yang Mahakuasa, meminta kunjungan ke Mekah dan Madinah tanpa penundaan, dengan menyatakan, “Hanya ini yang saya butuhkan sekarang. Saya berdoa untuk itu dan kesehatan yang lebih baik.”

Mengenai pengaturan yang ada, masyarakat memuji pemerintah, dengan menyatakan bahwa mereka tidak menghadapi kesulitan untuk mencapai Hazratbal.

Ketua Konferensi Nasional, Dr. Farooq Abdullah; Presiden Partai Demokrat Rakyat, Mehbooba Mufti; dan Ketua Partai Apni, Altaf Bukhari, juga melaksanakan salat Jumat di Hazratbal.

Namun, jemaah besar lainnya yang diharapkan hadir di Masjid Jamia yang bersejarah tidak diizinkan oleh pihak berwenang, sementara Mirwaiz Umar Farooq menyatakan dia dijadikan tahanan rumah.

Dalam sebuah pernyataan video, Mirwaiz mengutuk tindakan pihak berwenang pada acara keagamaan penting ini, mengungkapkan kesedihan dan frustrasi atas “penutupan paksa” gerbang Masjid Jamia, yang menghalangi jamaah.

Baca Juga  Trik Terbaik Dalam Pilihan Model Terbaru

“Akan menjadi pengalaman yang berbeda jika saya bisa menyampaikan salam ini kepada Anda secara langsung di Masjid Jama dan Anda berada di sana untuk menerimanya. Namun selama lima tahun berturut-turut, pihak berwenang sekali lagi mengunci gerbang Masjid Jama Srinagar yang bersejarah dan menjadi pusat perhatian serta menjadikan saya tahanan rumah,” katanya.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *